OpenSUSE 11,2 telah dirilis pada Kamis, November 12, 2009. Seiring dengan itu berbagai kegiatan untuk mempublikasikan kehadiran versi teranyar salah satu distro linux tersebut bergulir seperti guliran bola salju.
Di Indonesia sendiri, kehadiran openSUSE 11.2 disambut dengan sebuah kegiatan pesta peluncuran atau istilah kerennya release-party yang diselenggarakan pada hari minggu, 15 Nopember 2009. Acara yang diselenggarakan di kota Bandung tersebut bertempat di salah satu ruang yang merupakan bagian dari bangunan gedung Konperensi Asia-Afrika di jl. Asia-Afrika, Bandung. Mengingat acara ini diselenggarakan di Bandung, saya coba menyempatkan untuk ikut hadir dalam acara release-party tersebut walaupun sebenarnya saya sendiri adalah seorang Ubuntuers.
Jarak dari rumah ke tempat penyelenggaraan acara hanya memakan waktu sekitar 10-15 menit saja. Saya sendiri baru tiba sekitar pukul 10.00 terlambat satu jam dari acara yang dijadwalkan mulai pada pukul 09.00. Beruntung acara utama belum dimulai mengingat ada acara pendahuluan bagi peserta untuk diajak tour berkeliling di dalam gedung bersejarah tersebut. (Red : Ternyata belakangan baru diketahui dari a’ak Andi bahwa pemilihan tempat tersebut bukanlah sebuah kebetulan namun lebih didasari oleh adanya keinginan untuk memberikan inspirasi dan semangat guna lebih meningkatkan upaya penyebaran dan penggunaan Free Open Source Software (FOSS) dalam kerangka pembebasan dan pemerdekaan diri dari segala bentuk penggunaan software-software bajakan.)
Setibanya di dalam gedung, sebanyak kurang lebih 20 peserta sudah berada di main hall gedung Konperensi Asia-Afrika asyik mendengarkan pemaparan dari Bapak Desmond yang begitu retorik seputar sejarah gedung tersebut. Setelah selesai photo bersama, para peserta kemudian dipersilahkan ke ruang audio visual untuk menyaksikan pemutaran film dokumenter.
Disaat itulah saya berkesempatan untuk menyapa si empunya hajat yaitu a’ak Andi Sugandi dan memperkenalkan diri. Seperti biasa, pertemuan antara sesama linuxer terasa hangat dan akrab walaupun kita baru pertama kali ketemu. Obrolan pun mengalir dengan deras tanpa batas sekat seolah kita seperti layaknya seorang sahabat yang lama tak bertemu. Tak lupa tentu acara saling bertukar nomor HP pun menjadi bagian yang tak terlewatkan.
Mengingat panjangnya film yang berdurasi sekitar 1 jam, maka cara nobar (nonton bareng) terpaksa dipersingkat. Panitya kemudian mempersilahkan peserta untuk masuk ke ruang yang sudah disiapkan untuk presentasi distro openSUSE 11.2.
Juragan Andy Sugandi -Ambassador openSUSE- si empunya hajat membuka acara dengan sedikit highlights tentang Linux khususnya openSUSE 11.2. Nampak terlihat dari apresiasi peserta ternyata kebanyakan dari mereka adalah para pengguna pemula yang baru mengenal Linux khususnya openSUSE 11.2. Dengan sabar a’ak Andi menjawab berbagai pertanyaan yang disampaikan oleh peserta. Pada kesempatan itu, tak lupa juga a’ak Andi memperkenalkan kawan-kawan yang ikut aktif berperan membidani terselenggaranya acara tersebut.
Pada saat acara perkenalan ada sedikit “insiden” kecil dimana tiba-tiba oleh beliau saya juga turut diperkenalkan kepada peserta. Kontan saja saya jadi salah gaya karena sama sekali tidak siap mental. Namun untuk menghormati a’ak Andi, saya menyempatkan untuk menyampaikan sepatah dua patah kata sebagai perkenalan.
Acara dilanjutkan dengan paparan yang disampaikan oleh a’ak Bonnie Kurniawan seorang pendekar tangguh dari perguruan openSUSE yang bermarkas di Bogor. Beliau juga adalah sesepuh KPLI (Komunitas Pengguna Linux Indonesia) untuk wilayah Bogor. Peserta pun terhanyut oleh paparan yang demikian lugas dan penuh dengan humor membuat suasana semakin hidup.
Tanpa terasa waktu sudah memasuki masa rehat makan siang dan untuk sejenak peserta dipersilahkan untuk makan siang. Di tengah waktu rehat, sambil menerima pembagian CD openSUSE 11.2, saya sempatkan untuk diskusi dengan a’ak Andy Sugandi dan a’ak Bonnie Kurniawan tentang segala hal terkait dengan Linux dan upaya-upaya untuk memasyarakatkan Linux. Tak lupa diselingi dengan obrolan-obrolan kecil yang bersifat teknis baik tentang Ubuntu maupun openSUSE.
Sayangnya a’ak Bonnie Kurniawan harus amit mundur lebih dulu karena masih ada beberapa jadwal kegiatan lain yang masih harus diselesaikan. Sebelum beliau meninggalkan ruangan tak lupa kami saling bertukar nomor HP.
Acara pun dimulai lagi dengan materi pengenalan tentang OpenOffice.org 3.1.1 yang digunakan pada openSUSE 11.2. Sayangnya beberapa peserta agaknya tidak melanjutkan acara karena mungkin ada kegiatan dan kesibukan lain sehingga jumlah peserta pun berkurang.
Tepat pukul 13.30 dengan berat hati saya pun amit mundur kepada a’ak Andi karena kebetulan ada agenda lain yang masih harus saya selesaikan. Tentu saja kami sangat antusias untuk terus saling keep contact guna menindaklanjuti apa yang telah kami diskusikan.
Setidaknya kami berkeyakinan bahwa banyak hal yang bisa dilakukan bersama-sama kedepannya tentu dengan tetap membawa semangat untuk memajukan Free Open Source Software (FOSS) di tanah air dan melepaskan diri dari cengkeraman Microsoft Windows Imperialisme.
Popularity: 6% [?]
- mengenal openSUSE 11 2 untuk pemula (2)
- sejarah opensuse (2)
- apa itu opensuse (1)
- menginstall dual os opensuse 11 2 dengan windows xp (1)
- openSUSE 11 0 rasa windows 7 (1)
- opensuse 11 3 release party bandung indonesia (1)
- pantun memperkenalkan diri (1)
- party di indonesia (1)
- pengenalan opensuse (1)
- sejarah dan pengenalan opensuse 11 2 (1)



SOAP (Simple Object Access Protocol)
WordPress 2.8.5











ayo terus majukan OS INdonesia
sayang acara seperti itu belum ada di kota saya
alhamdulillah saya sudah bermigrasi ke OS (Ubuntu)
dafhy´s last blog ..Belajar Dari Obama
@dafhy,
Dafh…
jarene wis migrasi?!
hla kok useragent metune isih Windows XP?
@love4live, saya ngenet masih pakai jasa warnet om jadi ya masih Wndows XP. belum rejeki punya laptop, yg saya migrasikan PC saya yang jarang untuk internetan karena menggunakan modem HP
dafhy´s last blog ..Belajar Dari Obama 
top markotop…
OpenSUSE memang salah satu distro yang keren…
*sayang, saya jarang pakai, hihihi*
@Andy MSE,
emang keren…
tapi masih cinta sama ubuntu…
Keren! sayang saya sedang tidak ada di Bandung. Kalau ikut kan bisa lebih jauh ngulik opensuse (walau saya sendiri pengguna ubuntu) terutama masalah koneksi
@gadgetboi,
sayang yaaa…
pasti seru kalau ikutan…
Go Open Source
@gajah_pesing,
siiiippp……..
Wah.. saya baru belajar ubuntu mas.. ;)
azaxs´s last blog ..Panggung Gembira Azzavirtium Junior
@azaxs,
ayooo kita sama2 belajar yaaa…
Saya kok ragu2 y mw pndh open source, tkt ntar software bny yg g kmptbel ma linux
@sanjaya,
awalnya saya pun begitu. tapi ternyata setelah dicoba, apa yang saya kuatirkan sama sekali tidak terbukti.
malah jauh lebih tenang karena tidak ada rasa bersalah yg muncul akibat menggunakan produk bajakan. selain itu, gak perlu pusing dan kuatir dengan gangguan virus.
kalau mau coba install dual boot dengan OS yg sekarang digunakan, satu komputer/laptop dengan dua OS. jadi bisa gonta-ganti.
terima konsultasi privatkah ?
ami´s last blog ..lawan !! ketidakadilan
@ami,
hihihihihi…
entar malem yaaa…
siiiippp…
sebenernya bagusan sus atw ubuntu sih??
GeLza´s last blog ..eBook – Wordpress theme design..
@GeLza,
basically sama aja sebenarnya.., sama2 turunan Linux…
tapi akhirnya pilihan lebih pada soal selera…
Hebat
Bandung Euuuyyyyyy….
@Dangstars,
muhun kang…
Bandung tea..
mantab habis, semoga tambah sukses aja
rudis´s last blog ..PENGARUH TEMAN
@rudis,
siiiippp…
ngapusiii…
ora ono fotoku, brati ngapusi
*omongane wong gelo*
@Pradna,
aku wis iso mbayangke reaksimu nek moco postingan iki…
ternyata beneeeerrrr… wakakakakakak…
memang sudah saatnya kita berupaya membebaskan diri dari sang bill gates. open source-lah jawabannya. wah, saya belum begitu pahami ttg opensuse. bedanya apa sih, mas love dg ubuntu?
@sawali tuhusetya,
saya lagi mau coba Pak…
tapi hipotesa saya openSUSE 11.2 setidaknya tidak lebih jelek drpd Ubuntu 9.10…
Dh,
Wah terlalu narsis tuh, masa di bilang pendekar “Pendek dan Kekar” ha….ha………..ha saya hanya seorang Newbie yg berusaha untuk menularkan Linux untuk semua
@Bonnie,
wakakakakak…
inilah contoh seorang pendekar…
selalu menggunakan ilmu padi…
makin tinggi ilmunya tapi semakin merendah…
saluteee…
sukses buat open source indonesia..!
wah, ada poto ane gan, walau cuma tampak belakang…
aseli nggak rugi dateng ke RP kemaren, jalan-jalan di gedung bersejarah itu, dan mendengar penuturan tentang gedung itu membuat semangat saya terbakar kembali… :)
@gian,
waduuuhhh…
soalnya malu mau motret dari depan…
jadinya dari belakang…
hahahaha…
kapan2 kita ketemu lagi yaaa…
hidup Open Source !!!
ubuntu menang dalah hal promosi (cd gratis shipit)
opensuse unggul pengalaman dan kematangan (hadir lebih dulu)
KDE di Opensuse juga istimewa, kalo kde di kubuntu masih seperti anak tiri… (maklum Ubuntu produk utama canonical)
waroeng ubuntu´s last blog ..Install AWN – Avant Window Navigator
@waroeng ubuntu,
setelah saya coba memang terasa kecanggihan opensuse. tapi tetap perlu membiasakan diri dulu dengan interfacenya. mungkin karena udah terbiasa ubuntu jadi agak sering bingung.