Selamatkan Bumi, Sejahterakan Petani
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.
November 19 2009

Selamatkan Bumi, Sejahterakan Petani

Bencana alam gempa bumi dalam skala besar yang terjadi beruntun di persada Nuswantara harusnya menjadi sinyalemen bagi kita semua akan adanya ketidakberesan yang terjadi. Tentu bagi mereka yang mempertuhankan rasio punya argumentasi yang berbeda, letak Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik yaitu lempeng Indo-Australia, lempeng Aurasia serta lempeng Pasifik dianggap menjadi penyebab sering terjadinya gempa bumi.

Yang menjadi ‘lucu’ lantas muncul pertanyaan, “Memangnya sejak kapan Indonesia berada di antara pertemuan tiga lempeng tektonik yaitu lempeng Indo-Australia, lempeng Aurasia serta lempeng Pasifik?” Lalu pertanyaan berikutnya, “Mengapa kok baru sejak mulai peristiwa gempa dan tsunami Aceh-Nias pada tahun 2005, Indonesia terus menerus tak kunjung henti ditimpa bencana alam dalam skala besar yang menimbulkan korban kemanusiaan yang terhitung banyaknya?”

Dengan pertanyaan tersebut, akhirnya membuat saya cenderung memilih untuk mengabaikan argumentasi ilmiah rasional bahwa bencana alam gempa bumi yang terjadi beruntun beberapa tahun belakangan ini disebabkan oleh letak Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik. Untuk saya, bencana alam yang terjadi adalah ulah alam yang protes atas perlakuan manusia yang sangat eksploitatif terhadap alam tanpa lagi menghiraukan keseimbangan alam.

Alam telah diperkosa hak-haknya. Alam telah mengalami abuse of power by humankind. Alam telah kehilangan kesabarannya atas ulah manusia yang makin lama makin brutal. Orientasi ekonomi atas nama kesejahteraan tak lagi diletakkan di atas norma-norma kepatutan alam.

Bisnis pertambangan yang hanya menguntungkan segelintir orang pemilik modal dengan mengorbankan kemaslahatan rakyat banyak, juga illegal logging yang nyata-nyata merusak ekosistem akibat terjadinya penggundulan hutan. Belum lagi industri-industri yang membuang limbahnya dengan semena-mena tanpa mau mengolah limbahnya adalah hal-hal yang memberikan kontribusi besar atas kerusakan alam.

Bahkan di sektor pertanian hal inipun terjadi. Program intensifikasi pertanian untuk menggenjot peningkatan pertanian dalam jangka pendek dengan menggunakan pupuk kimia dan pestisida, dalam jangka panjang justru menghancurkan unsur hara tanah dan ekosistem. Penggunaan urea SP-36 yang mengandung Fosfor dan NPK yang mengandung kalium dalam jangka panjang justru membuat tingkat ke-asam-an tanah menjadi tinggi, sehingga tanah berubah menjadi keras dan kehilangan kegemburannya.

Kemampuan tanah untuk menyerap dan menyimpan air semakin menurun. Air mengalir melalui celah-celah tanah tanpa lagi bisa bercampur dengan tanah sehingga dalam jangka panjang akhirnya tanah menjadi kering dan membatu.

Wajar jika kini ternyata petani sudah makin kehilangan kesuburan tanahnya. Di satu sisi kemampuan produktifitas tanah semakin menurun, di sisi lain untuk mempertahankan produktifitasnya coba digenjot dengan pemakaian pupuk semakin meningkat. Artinya, penghasilan petani semakin menurun akibat menurunnya produktifitas tanah seiring dengan meningkatnya biaya akibat meningkatnya kebutuhan pupuk dan pestisida.

Disamping itu, penggunaan pestisida yang digunakan untuk membunuh hama tanaman ternyata juga membunuh binatang yang hidup di tanah dan organisme renik yang justru diperlukan oleh tanah. Binatang seperti cacing, ikan-ikan kecil, capung, jangkrik dan berbagai serangga hilang tak tentu rimbanya.

Lebih dari itu, kandungan pestisida yang selama ini digunakan juga menempel pada produk hasil pertanian sangat membahayakan kesehatan manusia yang memakannya. Kelainan janin pada ibu hamil, kanker, gangguan saluran pernapasan dan berbagai penyakit yang muncul pada manusia sebagian besar merupakan kontribusi dari penggunaan pestisida.

Untuk mengatasi hal tesebut perlu adanya niat baik dari semua kalangan untuk tidak lagi memperlakukan alam semata-mata sebagai obyek dan komoditi bisnis namun lebih sebagai satu kesatuan lingkungan hidup yang membentuk mata rantai sistem kehidupan yang saling terkait dan tergantung satu dengan yang lainnya.

Dalam situasi dan kondisi lahan pertanian yang sudah rusak parah akibat penggunaan pupuk kimia dan pestisida, maka tak ada kata lain bagi petani untuk segera beralih pada penggunaan pupuk organik yang mampu mengembalikan unsur hara dan kesuburan tanah serta sekaligus mampu meningkatkan produktifitas pertanian.

ISODengan berpijak pada kearifan lokal tradisional dipadu dengan kemampuan penguasaan teknologi, sejumlah anak bangsa telah sanggup mengembangkan sejenis larutan yang mampu mengembalikan unsur hara dan kesuburan tanah. Dari sejumlah uji coba yang dilakukan pada demplot-demplot pengujian, kemampuan yang dimiliki larutan yang diberi nama Inti Sari Organik (ISO) mampu mengembalikan kesuburan tanah dalam waktu 6 bulan.

Tanah yang semula kering, keras dan membatu kembali menjadi gembur. Berbagai binatang yang biasa ditemukan dalam tanah yang tadinya hilang seperti cacing, ikan-ikan kecil, capung, jangkrik dan berbagai serangga nampak terlihat kembali. Tanah pertanian kembali menjadi tanah perawan yang siap ditanami untuk menghasilkan produk pertanian yang berkualitas.

BiotonSelain itu juga telah ditemukan larutan suplemen untuk tanaman guna meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produk pertanian. Larutan yang kemudian diberi nama Bioton dibuat dari ekstrak 17 jenis tumbuhan yang berfungsi untuk mempercepat dan meningkatkan proses pertumbuhan tanaman. Tanaman tumbuh lebih cepat dan lebih besar, demikian pula produktifitasnya meningkat baik secara kuantitas dan kualitas. Penggunaan kedua produk tersebut secara intensif membuat tanaman kebal terhadap hama tanaman.

Secara ekonomis tentu biaya yang dikeluarkan dengan menggunakan kedua produk tersebut jauh dibawah biaya yang dikeluarkan jika menggunakan pupuk kimia dan pestisida.

Bagi anda yang berminat bisa mendapatkan penjelasan lebih jauh dengan menghubungi kami disini, atau melalui Yahoo Messenger yang terletak di sidebar sebelah kanan. Jangan lupa untuk mencantumkan nama dan email dengan benar. Kami akan menghubungi anda kembali.

Popularity: 18% [?]

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay
You can leave a response, or trackback from your own site.

30 Responses to “Selamatkan Bumi, Sejahterakan Petani”

  1. pakne galuh says:
    Browser Firefox 3.5.5 Firefox 3.5.5 OS Windows XP Windows XP

    mudah-mudahan temuan anak bangsa itu,dapat segera memberikan manfaat bagi para petani

    [Berbalas Pantun]

  2. gajah_pesing says:
    Browser Firefox 3.0.15 Firefox 3.0.15 OS Windows XP Windows XP

    jare nek di ombe marai urusan polisi, bener gak sich? tolong informasi yang sejelas-jelasnya
    gajah_pesing´s last blog ..Reg Spasi My ComLuv Profile

    [Berbalas Pantun]

    love4live Reply:

    @gajah_pesing,
    kalau organik seharusnya diminum gak apa-apa…
    hlaaa sing iki tak ombe kok ra popo… informasinya apa kurang jelas?

    [Berbalas Pantun]

  3. ciwir says:
    Browser Shiretoko 3.5.5 Shiretoko 3.5.5 OS Ubuntu 9.04 Ubuntu 9.04

    sik2… kok ending2e dodolan (lmao)
    ra bedo karo emphing kiye (lmao)

    [Berbalas Pantun]

    love4live Reply:

    @ciwir,
    Rasulullah aja berdagang sambil syi’ar…
    piye? setuju gak?

    [Berbalas Pantun]

  4. Browser Firefox 3.5.5 Firefox 3.5.5 OS Windows XP Windows XP

    Untuk musim penghujan seperti ini mungkin tidak terlalu dipandang ya (kecuali memang untuk daerah yang kering), tapi mantap nih produk kayaknya, bisa selangkah memajukan petani.
    Potter.Web.ID´s last blog ..Download Video Youtube dengan Youtube Downloader HD (Freeware/ Gratis) My ComLuv Profile

    [Berbalas Pantun]

    love4live Reply:

    @Potter.Web.ID,
    air memang yg utama…
    tapi tanaman bukan hanya bisa tumbuh subur karena air…
    tapi juga tergantung pada kesuburan tanahnya…

    seperti halnya manusia…
    tidak hanya butuh air untuk minum…
    tapi juga butuh makanan untuk bisa berkarya…

    [Berbalas Pantun]

  5. xitalho says:
    Browser Firefox 2.0.0.13 Firefox 2.0.0.13 OS Windows XP Windows XP

    Aku ra nduwe sawah saiki mas… piye ya..??
    xitalho´s last blog ..Decadence My ComLuv Profile

    [Berbalas Pantun]

    love4live Reply:

    @xitalho,
    yo diombe wae pupuknya…
    piye? :D

    [Berbalas Pantun]

    KangBoed Reply:

    @love4live, Yo wis aku mampir ngombe yaaaaaaaa
    KangBoed´s last blog ..Kiamat 2012!!, Hati Hati Kiamat Sudah Terjadi Saat ini!! My ComLuv Profile

    [Berbalas Pantun]

  6. WordPress MU WordPress MU

    [...] kedua, blog dengan nama love4live.com. Hlaaah ini pemiliknya juga berstatus suamiku wehehehe. Aku letakkan di posisi ke dua karena blog [...]

  7. marsudiyanto says:
    Browser Firefox 3.5.5 Firefox 3.5.5 OS Windows XP Windows XP

    Sayangi petani seperti kau menyayangi dirimu sendiri, apalagi jika kau adalah petani juga…
    marsudiyanto´s last blog ..I just kid a fruit, I don’t follow mix My ComLuv Profile

    [Berbalas Pantun]

    KangBoed Reply:

    @marsudiyanto, jadi sayang sayangan dunk
    KangBoed´s last blog ..Kiamat 2012!!, Hati Hati Kiamat Sudah Terjadi Saat ini!! My ComLuv Profile

    [Berbalas Pantun]

    love4live Reply:

    @marsudiyanto,
    jeruk makan jeruk dong pak Mars… :D

    [Berbalas Pantun]

  8. KangBoed says:
    Browser Firefox 3.5.5 Firefox 3.5.5 OS Windows XP Windows XP

    RAIHLAH JATI DIRI MANUSIA untuk
    MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA
    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll
    KangBoed´s last blog ..Kiamat 2012!!, Hati Hati Kiamat Sudah Terjadi Saat ini!! My ComLuv Profile

    [Berbalas Pantun]

    love4live Reply:

    @KangBoed,
    kamana wae kangboed???
    tos lami teu panggih…

    [Berbalas Pantun]

  9. kadal says:
    Browser Firefox 3.0.15 Firefox 3.0.15 OS Windows XP Windows XP

    tetep semangat gan…
    kadal´s last blog ..Cara upgrade ubuntu 8.04 ke ubuntu 8.10 My ComLuv Profile

    [Berbalas Pantun]

    love4live Reply:

    @kadal,
    siiiippp…
    hidup opensource…

    [Berbalas Pantun]

  10. WordPress 2.8.5 WordPress 2.8.5

    [...] meretas sejarah masa depan « Tips Cara Install Linux Kernel 2.6.31 di Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope selintas cerita [...]

  11. Pradna says:
    Browser Swiftfox Swiftfox OS GNU/Linux GNU/Linux

    pupuke di-opensource-kan?
    brati iso dimodifikasi / di

    [Berbalas Pantun]

    Love4Live Reply:

    @Pradna,
    diombe yo iso…
    gelem?

    [Berbalas Pantun]

  12. rudis says:
    Browser Firefox 3.5.5 Firefox 3.5.5 OS Windows XP Windows XP

    semoga pupuknya betul2 bagus
    rudis´s last blog ..PENGARUH TEMAN My ComLuv Profile

    [Berbalas Pantun]

    Love4Live Reply:

    @rudis,
    Amien…
    Insyallah…

    [Berbalas Pantun]

  13. ami says:
    Browser Internet Explorer 8.0; Internet Explorer 8.0; OS Windows XP Windows XP

    boleh nih dicoba di mekar wangi :D
    ami´s last blog ..selintas cerita My ComLuv Profile

    [Berbalas Pantun]

    love4live Reply:

    @ami,
    yuuuukkk… :D

    [Berbalas Pantun]

  14. Xitalho says:
    Browser Opera Mini 4.2.14912 Opera Mini 4.2.14912 OS Unknown Unknown

    Jan-jane pupuk po syrup mas…?

    [Berbalas Pantun]

    love4live Reply:

    @Xitalho,
    syrup…
    syrup-e taneman…

    [Berbalas Pantun]

  15. Triunt says:
    Browser Opera 10.01 Opera 10.01 OS Windows XP Windows XP

    hehe, Syrupe tanaman.
    siapa mau coba hehe.

    salam kenal :)

    [Berbalas Pantun]

  16. gajah_pesing says:
    Browser Firefox 3.5.5 Firefox 3.5.5 OS Ubuntu 9.10 Ubuntu 9.10

    update…
    update..
    update.
    update
    gajah_pesing´s last blog ..Cangkruan Linux My ComLuv Profile

    [Berbalas Pantun]

  17. WordPress 2.9 WordPress 2.9

    [...] Add a comment Bencana alam gempa bumi dalam skala besar yang terjadi beruntun di persada Nuswantara harusnya menjadi sinyalemen bagi kita semua akan adanya ketidakberesan yang terjadi. Tentu bagi mereka yang mempertuhankan rasio punya argumentasi yang berbeda, letak Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik yaitu lempeng Indo-Australia, lempeng Aurasia serta lempeng Pasifik dianggap menjadi penyebab sering [...] More … [...]

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline