Archive | Free and Open Source Software

Indonesia Linux Conference 2010

Indonesia Linux Conference (ILC) merupakan rangkaian kegiatan tahunan berskala nasional yang terdiri dari konferensi, seminar, workshop, training, lomba dan pameran yang berkaitan dengan sistem operasi Linux. Konferensi ini dihadiri oleh pengguna, pengembang dan aktivis Linux, pengusaha, pemerintah serta masyarakat umum.

ILC dilaksanakan untuk mendorong pemanfaatan Linux di masyarakat baik di rumah, lembaga pendidikan, lembaga pemerintah ataupun dunia bisnis. Selain sebagai media mengenalkan Linux kepada masyarakat, ILC juga menjadi forum untuk membahas permasalahan-permasalahan implementasi Linux dan menemukan solusi-solusi praktis yang dapat diterapkan secara nasional. Sehingga Linux sebagai alat bantu untuk meningkatkan kesejahteraan di Indonesia sebagai tujuan akhir setelah pelaksanaan ILC diharapkan dapat terwujud.

Setelah sukses terselenggara 4 kali, 2006 di Surabaya, 2007 di Jogjakarta, 2008 di Bali dan 2009 di Makassar, Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) bekerjasama dengan Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Bogor akan menyelenggarakan rangkaian kegiatan ILC 2010 di Bogor pada tanggal 9, 10, 16, 17, 23 dan 24 Oktober 2010 dengan mengangkat tema

“Meningkatkan Kontribusi Indonesia Dalam Pemanfaatan dan Pengembangan Linux dan FOSS Menuju Kemajuan Bangsa”.

Tujuan diadakannya ILC 2010 adalah :

  • memperluas pengenalan manfaat Linux kepada masyarakat
  • memberikan rekomendasi terhadap kebijakan pemerintah di bidang TIK
  • meningkatkan kontribusi Indonesia dalam penggunaan dan pengembangan Linux dan Free/Open Source Software (FOSS)
  • meningkatkan pengembangan bisnis melalui pemanfaatan Linux dan FOSS

Untuk info acara selengkapnya anda bisa langsung klik disini.

Selamat berkonperensi   (worship)

2 people like this post.

Popularity: 2% [?]

Posted in Free and Open Source SoftwareComments (34)

Windows 7 Masih Buatan Microsoft, Lantas???

Tiga tahun lalu, Microsoft merilis Windows Vista yang menuai banyak kekecewaan dimana-mana, baik dari pengguna yang mengalami kegagalan software, driver dan pembatasan yang kelewat ketat, maupun dari pihak pengembang yang ingin segera melakukan update terhadap software-software-nya agar bisa kompatibel dengan sistem yang baru.

Saat ini, tiga tahun kemudian, Microsoft sendiri mengakui kegagalan Vista. Para pengguna tentu tidak bisa menerima tawaran dari Vista untuk dilakukan downgrade besar-besaran. Microsoft kemudian berusaha memperbaikinya dengan mengumumkan kehadiran Windows 7. Windows 7, seperti halnya Windows XP pada tahun 2001, memiliki footprint yang lebih sederhana, sehingga ideal untuk komputer netbook yang berdaya listrik rendah. Namun, tidak seperti Windows XP, Microsoft dengan sengaja melemahkan Windows 7. Dengan penuh kemurahan hati,  Microsoft membiarkan pengguna netbook untuk mengontrol aplikasi yang dapat mereka gunakan serta juga sejumlah aplikasi yang dapat dijalankan secara bersamaan.

Microsoft melakukan lagi trik yang biasa mereka gunakan, hanya saja kali ini mereka juga memasukkan pembatasan artifisial ke dalam sistem operasi itu sendiri. Meski bukan yang pertama kali mereka lakukan, namun ini adalah rilis pertama dari Windows yang dengan luar biasa dapat menghapus pembatasan pembelian langsung pada versi Microsoft yang lebih mahal.

Tentu saja ini bukanlah hal yang baru. Pada tahun 1996, kehebohan serupa juga terjadi pada Microsoft Windows NT. Ketika itu, Microsoft telah menjual dua versi sistem operasi: Windows NT Workstation dan Windows NT Server. Operating system versi server berharga sekitar $ 800 lebih dari edisi workstation.

Ada sejumlah aplikasi dalam Windows NT Server yang tidak terdapat dalam NT Workstation, Microsoft menyatakan bahwa kedua sistem operasi itu adalah, “dua produk yang sangat berbeda yang ditujukan untuk dua fungsi yang sangat berbeda.” NT Server, Microsoft mengklaim, adalah cocok dan sesuai untuk digunakan sebagai server Internet sedangkan NT Workstation tidaklah memadai untuk digunakan sebagai server internet. Demi menegaskan perbedaan keduanya, baik NT Workstation code maupun license agreement membatasi tidak lebih dari sepuluh pengguna koneksi TCP/IP (seperti Internet) secara berbarengan, sedangkan NT Server tetap tak terbatas.

Banyak pengguna menyadari bahwa kedua versi Windows NT yang sangat mirip. Dalam sebuah penelitian lebih lanjut, sebuah analisis yang diterbitkan oleh O’Reilly and Associates mengungkapkan bahwa kernel dan bahkan setiap file biner yang ada dalam NT Workstation memang identik dengan NT Server. Perbedaan satu-satunya antara kedua produk terletak pada informasi instalasi sistem operasi – pada versi server terdapat beberapa pilihan atau flag yang ditandai sebagai ‘Workstation’ atau ‘Server’. Jika mesin itu ditandai sebagai ‘Workstation’ maka akan menonaktifkan fungsi-fungsi tertentu dan membatasi jumlah koneksi jaringan.

Kami menyebut pembatasan tersebut sebagai antifeature. Antifeature adalah sebuah upaya yang dilakukan oleh pengembang teknologi untuk tidak menyertakan fungsi tertentu kepada pengguna – lebih sulit bagi Microsoft untuk membatasi koneksi internet daripada membiarkannya tak terbatas – dan pembatasan tentu bukanlah sesuatu yang diingikan oleh pengguna manapun.

Sayangnya, baik perusahaan pengembang maupun pengembang perorangan justru berusaha untuk mendorong antifeature, namun pengguna semakin sering memperoleh alternatif dari berbagai Free Open Source Software. Pembebasan software, ternyata membuat antifeature menjadi sesuatu yang mustahil diberbagai situasi apapun. Penetapan harga yang dilakukan oleh Microsoft terhadap NT adalah sesuatu yang mustahil untuk GNU/Linux di mana pengguna dengan bebas dapat mengoprek sendiri segala sesuatunya.

Sebuah versi dari Firefox yang didanai oleh iklan juga akan seperti itu – pengguna hanya akan membangun dan berbagi versi dari software tersebut tentu saja tanpa antifeature.

Pada akhirnya, tidak adanya bentuk-bentuk yang serupa dengan antifeature merupakan kemenangan bagi Free Open Source Software. Tidak ada biaya apapun yang dikeluarkan pengembang Free Open Source Software untuk menghindari antifeature. Dalam banyak kasus, tidak melakukan apa-apa itu adalah yang diinginkan oleh pengguna namun justru itu yang tidak diberikan oleh Proprietary Software.

Dialih bahasa secara bebas dari : Windows7sins.org

Popularity: 2% [?]

Posted in Free and Open Source SoftwareComments (29)

Super GRUB Disk, Tool Untuk Memperbaiki GRUB Bootloader

Ketika awal-awal mencoba Ubuntu (Ubuntu 9.4 Jaunty Jackalope) saya mengalami problem dengan GRUB Bootloader. Apalagi waktu itu saya masih mencoba dual booting dengan Windows XP. Akhirnya diputuskan untuk memerdekakan diri dari Windows XP dan hanya menggunakan Ubuntu 9.4 Jaunty Jackalope.

Problem GRUB juga sempat muncul ketika saya mencoba bereksperimen dengan melakukan dual booting Ubuntu 9.4 Jaunty Jackalope dengan Puppy Linux. Untungnya setelah oprek sana-sini, problem bisa teratasi. Read the full story

Popularity: 35% [?]

Posted in Free and Open Source SoftwareComments (65)

Tips Menambah Font di GIMP Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope (2)

Setelah mencoba menambah font di GIMP dengan cara ‘borongan’ melalui Terminal seperti yang telah diulas pada postingan terdahulu, masih ada cara lain lagi untuk menambah font di GIMP.

Berbeda dengan cara sebelumnya, penambahan font kali ini tidak dilakukan dengan cara borongan tapi dengan menambahkan font satu persatu. Berikut ini adalah langkah-langkahnya. Read the full story

1 person likes this post.

Popularity: 15% [?]

Posted in Free and Open Source SoftwareComments (5)

Tips Cara Install Linux Kernel 2.6.31 di Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope

Pengembangan terhadap Linux Kernel nampaknya terus dilakukan oleh para pengembang kernel Linux. Salah satu keunggulan Ubuntu 9.10 Karmic Koala adalah penyempurnaan yang dilakukan terhadap Linux Kernel yang diproyeksikan akan menggunakan standar Linux Kernel 2.6.31.

Dalam tahap pengembangan yang saat ini telah memasuki Alpha 5 per tanggal 3 September 2009, Ubuntu 9.10 Karmic Koala telah dipersenjatai dengan Linux Kernel 2.6.31.5. Read the full story

1 person likes this post.

Popularity: 30% [?]

Posted in Free and Open Source SoftwareComments (13)

OpenSUSE 11.2 Release Party di Bandung, Indonesia

opensuse11.2OpenSUSE 11,2 telah dirilis pada Kamis, November 12, 2009. Seiring dengan itu berbagai kegiatan untuk mempublikasikan kehadiran versi teranyar salah satu distro linux tersebut bergulir seperti guliran bola salju.

Di Indonesia sendiri, kehadiran openSUSE 11.2 disambut dengan sebuah kegiatan pesta peluncuran atau istilah kerennya release-party yang diselenggarakan pada hari minggu, 15 Nopember 2009. Acara yang diselenggarakan di kota Bandung tersebut bertempat di salah satu ruang yang merupakan bagian dari bangunan gedung Konperensi Asia-Afrika di jl. Asia-Afrika, Bandung. Mengingat acara ini diselenggarakan di Bandung, saya coba menyempatkan untuk ikut hadir dalam acara release-party tersebut walaupun sebenarnya saya sendiri adalah seorang Ubuntuers. Read the full story

2 people like this post.

Popularity: 6% [?]

Posted in Free and Open Source SoftwareComments (37)

Tips Menambah Font di GIMP Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope (1)

Banyaknya variasi karakter font tentunya bisa lebih mendukung munculnya kreatifitas dalam melakukan eksplorasi gagasan atas penciptaan sebuah desain gambar.

Entah apa penyebabnya paket software GIMP versi Ubuntu memiliki jumlah karakter font yang lebih sedikit ketimbang GIMP versi Windows. Namun hal itu tentu tak mengurangi keampuhan GIMP.

Untuk menyiasatinya kita bisa menambahkan variasi karakter font dengan mantera berikut ini melalui Applications >> Accessories >> Terminal.

$ sudo apt-get install ttf-gentium ttf-dustin ttf-georgewilliams ttf-sjfonts
sun-java6-fonts ttf-larabie-deco ttf-larabie-straight ttf-larabie-uncommon
ttf-droid

Lanjutkan dengan

$ sudo fc-cache -f -v -r

Seperti biasa, lakukan restart/reboot kemudian go to GIMP >> Windows >> Dockable Dialogs >> Fonts. Lalu muncul dialog box dimana anda akan melihat daftar font baru yang telah terinstall.

Selamat ber-GIMP… (goodluck)

Popularity: 5% [?]

Posted in Free and Open Source SoftwareComments (14)

Update Firefox Using Ubuntuzilla on Ubuntu 9.10 Karmic Koala

Jika anda pengguna Ubuntu 9.10 Karmic Koala dengan browser Firefox, coba anda buka Firefox lalu klik Help maka dalam dialog box yang muncul anda akan mendapatkan Check for Updates dalam keadaan tidak bisa diklik.

Ini berarti proses updates Firefox tidak bisa dilakukan secara otomatis. Sementara keinginan untuk mendapatkan update guna meningkatkan kinerja browser menjadi kebutuhan yang tak dapat ditunda.

Untuk mensiasatinya, gunakan jurus ubuntuzilla untuk mendapatkan informasi update terbaru Firefox. Caranya : Read the full story

2 people like this post.

Popularity: 15% [?]

Posted in Free and Open Source SoftwareComments (27)

Tips Cara Install OpenOffice.org 3.1.1 di Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope

Seperti telah diulas pada artikel sebelumnya, salah satu penyempurnaan pada Ubuntu 9.10 Karmic Koala adalah dengan meng-upgrade OpenOffice.org versi 3.0 yang terdapat di Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope menjadi OpenOffice.org versi 3.1.

Walaupun demikian, proses upgrade OpenOffice.org versi 3.0 ke OpenOffice.org versi 3.1 ternyata juga sudah bisa dinikmati di Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope tanpa harus menunggu final release Ubuntu 9.10 Karmic Koala. Read the full story

Popularity: 17% [?]

Posted in Free and Open Source SoftwareComments (8)

Membandingkan Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope dengan Ubuntu 9.10 Karmic Koala

Ubuntu 9.10 Karmic Koala saat ini telah memasuki tahap pengembangan Alpha 5 sejak tanggal 3 September 2009 yang lalu. Masih ada beberapa tahapan pengembangan lagi sebelum sampai pada Final Release 29 Oktober 2009, diantaranya : Alpha 6 dijadwalkan 17 September 2009, Beta dijadwalkan 1 Oktober 2009, Release Candidate dijadwalkan 22 Oktober 2009.

Waktu 51 hari bukanlah waktu penantian yang lama. Sambil H2C (harap-harap cemas) menunggu proses penyempurnaan Ubuntu 9.10 Karmic Koala, ada baiknya kita sedikit mencoba untuk mengintip apa sesungguhnya kelebihan Ubuntu 9.10 Karmic Koala dibanding saudara tuanya Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope seperti yang terlihat dalam tabel berikut ini. Read the full story

5 people like this post.

Popularity: 12% [?]

Posted in Free and Open Source SoftwareComments (19)


Bookmark and Share

Info

windows7sins.org
openSUSE 11.3
The Ubuntu Counter Project - user number # 28134 Marketing & SEO Blogs Marketing SEO blogs Marketing / SEO My Zimbio Add to Google Reader or Homepage Add to favourite links
SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline PHVsPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19hZHNfcm90YXRlPC9zdHJvbmc+IC0gdHJ1ZTwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2FkX2ltYWdlXzE8L3N0cm9uZz4gLSBodHRwOi8vd3d3Lndvb3RoZW1lcy5jb20vYWRzLzEyNXgxMjVhLmpwZzwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2FkX2ltYWdlXzI8L3N0cm9uZz4gLSBodHRwOi8vc2NyaXB0cy5jaGl0aWthLm5ldC9lbWluaW1hbGxzL2xvZ29zLzEyNXgxMjUucG5nPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fYWRfaW1hZ2VfMzwvc3Ryb25nPiAtIGh0dHA6Ly93d3cud29yZGxpbnguY29tL2Jhbm5lcnMvMTI1eDEyNV8xLmdpZjwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2FkX2ltYWdlXzQ8L3N0cm9uZz4gLSBodHRwOi8vd3d3LmxpbmtncmFuZC5jb20vaW1hZ2VzL2Jhbm5lcjQxLmdpZjwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2FkX21wdV9hZHNlbnNlPC9zdHJvbmc+IC0gPGNlbnRlcj48c2NyaXB0IHR5cGU9XCJ0ZXh0L2phdmFzY3JpcHRcIiBzcmM9XCJodHRwOi8vd3d3LnVidW50dS5jb20vZmlsZXMvY291bnRkb3duL2Rpc3BsYXkuanNcIj48L3NjcmlwdD48L2NlbnRlcj4NCjxici8+DQo8Y2VudGVyPjwhLS0gQWRkVGhpcyBCdXR0b24gQkVHSU4gLS0+DQo8YSBjbGFzcz1cImFkZHRoaXNfYnV0dG9uXCIgaHJlZj1cImh0dHA6Ly93d3cuYWRkdGhpcy5jb20vYm9va21hcmsucGhwP3Y9MjUwJnVzZXJuYW1lPWxvdmU0bGl2ZVwiPjxpbWcgc3JjPVwiaHR0cDovL3M3LmFkZHRoaXMuY29tL3N0YXRpYy9idG4vdjIvbGctc2hhcmUtZW4uZ2lmXCIgd2lkdGg9XCIxMjVcIiBoZWlnaHQ9XCIxNlwiIGFsdD1cIkJvb2ttYXJrIGFuZCBTaGFyZVwiIHN0eWxlPVwiYm9yZGVyOjBcIi8+PC9hPjxzY3JpcHQgdHlwZT1cInRleHQvamF2YXNjcmlwdFwiIHNyYz1cImh0dHA6Ly9zNy5hZGR0aGlzLmNvbS9qcy8yNTAvYWRkdGhpc193aWRnZXQuanMjdXNlcm5hbWU9bG92ZTRsaXZlXCI+PC9zY3JpcHQ+DQo8IS0tIEFkZFRoaXMgQnV0dG9uIEVORCAtLT4NCjwvY2VudGVyPg0KPGJyLz4NCjxjZW50ZXI+PGRpdiBpZD1cImdvb2dsZV90cmFuc2xhdGVfZWxlbWVudFwiPjwvZGl2PjxzY3JpcHQ+DQpmdW5jdGlvbiBnb29nbGVUcmFuc2xhdGVFbGVtZW50SW5pdCgpIHsNCiAgbmV3IGdvb2dsZS50cmFuc2xhdGUuVHJhbnNsYXRlRWxlbWVudCh7DQogICAgcGFnZUxhbmd1YWdlOiBcJ2lkXCcNCiAgfSwgXCdnb29nbGVfdHJhbnNsYXRlX2VsZW1lbnRcJyk7DQp9DQo8L3NjcmlwdD48c2NyaXB0IHNyYz1cImh0dHA6Ly90cmFuc2xhdGUuZ29vZ2xlLmNvbS90cmFuc2xhdGVfYS9lbGVtZW50LmpzP2NiPWdvb2dsZVRyYW5zbGF0ZUVsZW1lbnRJbml0XCI+PC9zY3JpcHQ+PC9jZW50ZXI+PC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fYWRfbXB1X2Rpc2FibGU8L3N0cm9uZz4gLSBmYWxzZTwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2FkX21wdV9pbWFnZTwvc3Ryb25nPiAtIGh0dHA6Ly93d3cud29vdGhlbWVzLmNvbS9hZHMvMzAweDI1MGEuanBnPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fYWRfbXB1X3VybDwvc3Ryb25nPiAtIGh0dHA6Ly93d3cud29vdGhlbWVzLmNvbTwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2FkX3RvcF9hZHNlbnNlPC9zdHJvbmc+IC0gPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fYWRfdG9wX2Rpc2FibGU8L3N0cm9uZz4gLSBmYWxzZTwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2FkX3RvcF9pbWFnZTwvc3Ryb25nPiAtIGh0dHA6Ly9pbWFnZXMucGF5cGFsLmNvbS9lbl9VUy9pL2Juci9wYXlwYWxfbXJiX2Jhbm5lci5naWY8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19hZF90b3BfdXJsPC9zdHJvbmc+IC0gaHR0cHM6Ly93d3cucGF5cGFsLmNvbS9pZC9tcmIvcGFsPTQ2WFhBWEFaUkhYU0o8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19hZF91cmxfMTwvc3Ryb25nPiAtIGh0dHA6Ly93d3cud29vdGhlbWVzLmNvbS9hbWVtYmVyL2dvLnBocD9yPTE2MDAxJmk9YjI4PC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fYWRfdXJsXzI8L3N0cm9uZz4gLSBodHRwczovL2NoaXRpa2EuY29tL3B1Ymxpc2hlcnMucGhwP3JlZmlkPW1haGVuZHJhdHR1bmdnYWRld2E8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19hZF91cmxfMzwvc3Ryb25nPiAtIGh0dHA6Ly93d3cud29yZGxpbnguY29tL2luZGV4LnBocD9yPTIwMzI0NjwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2FkX3VybF80PC9zdHJvbmc+IC0gaHR0cDovL3d3dy5saW5rZ3JhbmQuY29tLz9yPTE4NDkyNzwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2FsdF9zdHlsZXNoZWV0PC9zdHJvbmc+IC0gZGVmYXVsdC5jc3M8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19hcmNoaXZlczwvc3Ryb25nPiAtIFNlbGVjdCBhIHBhZ2U6PC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fYXJjaGl2ZV9ib3hlczwvc3Ryb25nPiAtIE9uPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fYXJjaGl2ZV9jb250ZW50PC9zdHJvbmc+IC0gdHJ1ZTwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2F1dGhvcjwvc3Ryb25nPiAtIGZhbHNlPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fYXV0b19pbWc8L3N0cm9uZz4gLSB0cnVlPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fYmxvY2tfaW1hZ2U8L3N0cm9uZz4gLSBodHRwOi8vbG92ZTRsaXZlLmNvbS93cC1jb250ZW50L3RoZW1lcy9wYXBlcmN1dC9pbWFnZXMvNDY4eDYwLXdvb3RoZW1lcy5naWY8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19ibG9ja191cmw8L3N0cm9uZz4gLSBodHRwOi8vd3d3Lndvb3RoZW1lcy5jb208L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19ib3hlZF90aHVtYl9oZWlnaHQ8L3N0cm9uZz4gLSAxMDA8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19ib3hlZF90aHVtYl93aWR0aDwvc3Ryb25nPiAtIDIzNDwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2JyZWFkY3J1bWJzPC9zdHJvbmc+IC0gZmFsc2U8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19jYXJvdXNlbF9oZWlnaHQ8L3N0cm9uZz4gLSAyOTI8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19jYXRuYXZfZXhjbHVkZTwvc3Ryb25nPiAtIDwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2NhdF9saXN0PC9zdHJvbmc+IC0gMTwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2NhdF9taWRfMTwvc3Ryb25nPiAtIHRydWU8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19jYXRfbWlkXzEzMzwvc3Ryb25nPiAtIHRydWU8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19jYXRfbWlkXzI3NjE8L3N0cm9uZz4gLSB0cnVlPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fY2F0X21pZF8yOTY2PC9zdHJvbmc+IC0gdHJ1ZTwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2NhdF9taWRfNDwvc3Ryb25nPiAtIHRydWU8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19jYXRfbWlkXzU8L3N0cm9uZz4gLSB0cnVlPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fY2F0X21pZF82PC9zdHJvbmc+IC0gdHJ1ZTwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2NhdF9uYXZfMjk2Njwvc3Ryb25nPiAtIHRydWU8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19jdXN0b21fY3NzPC9zdHJvbmc+IC0gPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fY3VzdG9tX2Zhdmljb248L3N0cm9uZz4gLSBodHRwOi8vbG92ZTRsaXZlLmNvbS93cC1jb250ZW50L3VwbG9hZHMvMjAxMC8wNS9mYXZpY29uLmljbzwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2ZlYXR1cmVkX2NhdGVnb3J5PC9zdHJvbmc+IC0gRmVhdHVyZWQ8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19mZWF0dXJlZF90YWdzPC9zdHJvbmc+IC0gPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fZmVhdF9lbnRyaWVzPC9zdHJvbmc+IC0gMTwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2ZlZWRidXJuZXJfaWQ8L3N0cm9uZz4gLSBodHRwOi8vZmVlZHMuZmVlZGJ1cm5lci5jb20vTG92ZTRMaXZlPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fZmVlZGJ1cm5lcl91cmw8L3N0cm9uZz4gLSBodHRwOi8vbG92ZTRsaXZlLmNvbS9mZWVkLzwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2ZsaWNrcl9lbnRyaWVzPC9zdHJvbmc+IC0gU2VsZWN0IGEgbnVtYmVyOjwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2ZsaWNrcl9pZDwvc3Ryb25nPiAtIDwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2Zvb3Rlcl9jcmVkaXRzPC9zdHJvbmc+IC0gPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fZm9vdGVyX2ltYWdlPC9zdHJvbmc+IC0gPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fZnVsbF90aHVtYl9oZWlnaHQ8L3N0cm9uZz4gLSAxODA8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19mdWxsX3RodW1iX3dpZHRoPC9zdHJvbmc+IC0gNTYwPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fZ29vZ2xlX2FuYWx5dGljczwvc3Ryb25nPiAtIDwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2hvbWU8L3N0cm9uZz4gLSBmYWxzZTwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2hvbWVfYm94ZXM8L3N0cm9uZz4gLSBPbjwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2hvbWVfY29udGVudDwvc3Ryb25nPiAtIHRydWU8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19ob21lX3NlY29uZGFyeTwvc3Ryb25nPiAtIDE8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19ob21lX3RodW1iX2hlaWdodDwvc3Ryb25nPiAtIDU3PC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29faG9tZV90aHVtYl93aWR0aDwvc3Ryb25nPiAtIDEwMDwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2ltYWdlX2hlaWdodDwvc3Ryb25nPiAtIDwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX2ltYWdlX3NpbmdsZTwvc3Ryb25nPiAtIGZhbHNlPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29faW1hZ2Vfd2lkdGg8L3N0cm9uZz4gLSA8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19sb2dvPC9zdHJvbmc+IC0gaHR0cDovL2xvdmU0bGl2ZS5jb20vd3AtY29udGVudC91cGxvYWRzLzIwMTAvMDUvbG9nbzIuZ2lmPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fbWFudWFsPC9zdHJvbmc+IC0gaHR0cDovL3d3dy53b290aGVtZXMuY29tL3N1cHBvcnQvdGhlbWUtZG9jdW1lbnRhdGlvbi9nYXpldHRlLWVkaXRpb24vPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fbmF2X2V4Y2x1ZGU8L3N0cm9uZz4gLSA8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19ub3RfbXB1PC9zdHJvbmc+IC0gdHJ1ZTwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX3Jlc2l6ZTwvc3Ryb25nPiAtIHRydWU8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19zaG9ydG5hbWU8L3N0cm9uZz4gLSB3b288L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19zaG93X2Nhcm91c2VsPC9zdHJvbmc+IC0gdHJ1ZTwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX3Nob3dfdGFsa2luZ19wb2ludHM8L3N0cm9uZz4gLSBmYWxzZTwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX3Nob3dfdmlkZW88L3N0cm9uZz4gLSBmYWxzZTwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX3NpbmdsZV9oZWlnaHQ8L3N0cm9uZz4gLSAxODA8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb19zaW5nbGVfd2lkdGg8L3N0cm9uZz4gLSAyNTA8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb190YWJzPC9zdHJvbmc+IC0gZmFsc2U8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb190YWxraW5nX3BvaW50c190YWdzPC9zdHJvbmc+IC0gPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fdGhlbWVuYW1lPC9zdHJvbmc+IC0gR2F6ZXR0ZTwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX3RodW1iX2hlaWdodDwvc3Ryb25nPiAtIDwvbGk+PGxpPjxzdHJvbmc+d29vX3RodW1iX3dpZHRoPC9zdHJvbmc+IC0gPC9saT48bGk+PHN0cm9uZz53b29fdmlkZW9fY2F0ZWdvcnk8L3N0cm9uZz4gLSBTZWxlY3QgYSBjYXRlZ29yeTo8L2xpPjxsaT48c3Ryb25nPndvb192aWRlb190YWdzPC9zdHJvbmc+IC0gPC9saT48L3VsPg== supported by itempoeti.com
Search Engine Submission - AddMe