Posted on 05 July 2010. Tags: add repository, Chromium, framework, Google Chrome, Net Applications, openSUSE 11.2, web browser, WebKit
Google Chrome Stable telah dirilis. Google Chrome dengan kode 5.0.375.99 ini akhirnya memungkasi masa perjalanan panjang versi beta.
Google Chrome sendiri adalah web browser yang dikembangkan oleh Google dengan menggunakan mesin rendering WebKit dan aplikasi framework. Versi beta pertama kali dirilis 2 September 2008 masih sebatas untuk Microsoft Windows.dan versi stable-nya dirilis pada tanggal 11 Desember
Nama Chrome diambil dari free open source web browser Chromium yang didasarkan pada mesin javascript V8. Menurut survey yang dilakukan oleh Net Applications, saat ini Chrome adalah browser yang paling banyak digunakan ketiga, dengan jumlah pengguna 7,24% dari total seluruh penggunaan web browser di dunia.
Untuk menginstall Google Chrome Stable di openSUSE 11.2 lakukan langkah-langkah berikut ini :
1. Tambahkan ke dalam repository :
sudo zypper ar http://dl.google.com/linux/rpm/stable/`uname -i`
2. Lalu lakukan proses install dengan :
sudo zypper in google-chrome-stable
Atau dapat juga dengan langkah-langkah sebagai berikut :
1. YaST > Software Repositories > Add > Specify URL, lalu isikan :
Repository Name : Google Chrome
URL : http://dl.google.com/linux/rpm/stable/i386
2. Lalu klik OK.
3. Setelah itu masuk Software Management lalu ikuti langkah seperti gambar dibawah ini :

4. Lalu klik Accept.
Proses instalasi selesai, silakan menikmati kecepatan access Google Chrome yang dahsyat.
Popularity: 5% [?]
Posted in openSUSE
Posted on 05 May 2010. Tags: OpenOffice Stable version, OpenOffice.org 3.2.0, openSUSE 11.2, OpenSUSE Build Service repository, Software Management, Software Repositories, YaST
Seiring dengan di-release-nya Ubuntu 10.04 Lucid Lynx yang sudah dipersenjatai dengan OpenOffice.org 3.2.0, maka upgrade terhadap OpenOffice.org juga dilakukan oleh berbagai distro Linux yang lain tak terkecuali openSUSE 11.2. OpenSUSE Build Service repository untuk OpenOffice Stable version telah memasukkan OpenOffice.org 3.2.0 dalam daftar paket yang terbaru.
Paket tersebut telah dicoba dan terbukti bekerja dengan baik.
Perbaikan dan penyempurnaan yang dilakukan antara lain :
Overall :
Perbaikan Aksesibilitas
Implementasi ODF 1,2 Metadata
Dukungan untuk OpenType / CFF fonts
Dukungan awal untuk Graphite Smart fonts
XHTML export filter update
Dukungan untuk Quicklook
Writer :
Kemampuan stemming dan morfologi Thesaurus
Peningkatan OOXML Import
Calc :
Implementasi Bubble chart untuk modul grafik
Perbaikan Autofilter, DataPilot, Conditional formatting, ODFFormula
Dapat insert/delete dari dan ke merge cell
Base :
Kemampuan Search and Replace terhadap SQL-Editor
Untuk instalasi di openSUSE lakukan langkah-langkah berikut :
- Buka YaST >> Software Repositories >> Add >> Specific URL, isi dialog box dengan :
Repository Name : OpenOffice.org Stable
URL : http://download.opensuse.org/repositories/OpenOffice.org:/STABLE/openSUSE_11.2/
- Close Software Repositories, lalu buka Software Management.>> Repositories. Di sebelah kiri akan muncul box dropdown menu. Pilih openoffice.org Stable. Sedang di sebelah kanan, di atas box akan muncul dalam huruf biru “switch system packages” >> klik >> Accept.
Tunggu hingga proses Perform Instalation selesai, OpenOffice.org 3.2.0 siap bekerja untuk anda.
(Catatan: Langkah di atas dapat dilakukan pada openSUSE 11.1 dan 11,0, dengan hanya mengubah URL link dari 11.2 menjadi 11.1 atau 11.0)
Popularity: 5% [?]
Posted in openSUSE
Posted on 25 January 2010. Tags: Instant Messaging, Kopete, openSUSE 11.2, pidgin, Ubuntu 9.10 Karmic Koala
Berbeda dengan Ubuntu yang menggunakan Pidgin sebagai standar aplikasi program untuk instant messaging (IM), openSUSE memilih menggunakan Kopete sebagai standar untuk IM.
Bagi saya yang pengguna Ubuntu 9.10 Karmic Koala dan sekarang sedang asyik dual booting dengan openSUSE 11.2, penggunaan Kopete di openSUSE tidak semudah Pidgin di Ubuntu. Itu sebabnya muncul keinginan untuk install Pidgin di openSUSE 11.2 yang saya gunakan. Read the full story
1 person likes this post.
Popularity: 17% [?]
Posted in openSUSE
Posted on 28 November 2009. Tags: dual booting Ubuntu 9.10 Karmic Koala dan openSUSE 11.2 dengan tool, grub, GRUB bootloader, openSUSE 11.2, Release Party openSUSE 11.2, Super GRUB Disk, Ubuntu 9.10 Karmic Koala, Ubuntu 9.4 Jaunty Jackalope, Windows XP
Ketika awal-awal mencoba Ubuntu (Ubuntu 9.4 Jaunty Jackalope) saya mengalami problem dengan GRUB Bootloader. Apalagi waktu itu saya masih mencoba dual booting dengan Windows XP. Akhirnya diputuskan untuk memerdekakan diri dari Windows XP dan hanya menggunakan Ubuntu 9.4 Jaunty Jackalope.
Problem GRUB juga sempat muncul ketika saya mencoba bereksperimen dengan melakukan dual booting Ubuntu 9.4 Jaunty Jackalope dengan Puppy Linux. Untungnya setelah oprek sana-sini, problem bisa teratasi. Read the full story
Popularity: 35% [?]
Posted in Free and Open Source Software
Posted on 16 November 2009. Tags: Ambassador openSUSE, Andi Sugandi, Bonnie Kurniawan, Free Open Source Software, gedung Konperensi Asia-Afrika, KPLI Bogor, Microsoft Windows, openoffice.org 3.1.1, openSUSE 11.2, openSUSE11.2 Launch Party Indonesia, Ubuntu, Ubuntuers
OpenSUSE 11,2 telah dirilis pada Kamis, November 12, 2009. Seiring dengan itu berbagai kegiatan untuk mempublikasikan kehadiran versi teranyar salah satu distro linux tersebut bergulir seperti guliran bola salju.
Di Indonesia sendiri, kehadiran openSUSE 11.2 disambut dengan sebuah kegiatan pesta peluncuran atau istilah kerennya release-party yang diselenggarakan pada hari minggu, 15 Nopember 2009. Acara yang diselenggarakan di kota Bandung tersebut bertempat di salah satu ruang yang merupakan bagian dari bangunan gedung Konperensi Asia-Afrika di jl. Asia-Afrika, Bandung. Mengingat acara ini diselenggarakan di Bandung, saya coba menyempatkan untuk ikut hadir dalam acara release-party tersebut walaupun sebenarnya saya sendiri adalah seorang Ubuntuers. Read the full story
2 people like this post.
Popularity: 6% [?]
Posted in Free and Open Source Software