Posted on 03 November 2009. Tags: budaya, cinta, Hakikat, Kehidupan, keimanan, neraka, Rabi'ah Adawiyah, Ridhla, Sosial, Sufi, surga, tarekat, Tuhan
Ridha-Mu
Ya Tuhan…,
kalau aku menyembah Engkau hanya karena takut neraka-Mu..,
masukkan-lah saja aku ke neraka…
Ya Tuhan..,
kalau aku menyembah Engkau hanya karena ingin surga-Mu..,
bakar saja surga itu untukku…
Tapi kalau aku menyembah karena ridha-Mu..,
maka terimalah aku…
(Rabi’ah Adawiyah)
1 person likes this post.
Popularity: 3% [?]
Posted in Renungan
Posted on 29 October 2009. Tags: Adam, anarkhisme, arogansi, artikel, brahmana, budaya, dialektis, gender, Hakikat, homo sapiens, intelektual, Joyoboyo, Kebudayaan, Kemanusiaan, Manusia, Naskah Pidato, parokial, patriarki, peradaban, perempuan, Pidato Kebudayaan, Politik, religius, resultante, samawi, Sosial, spiritual, ulama
“Zaman kalabendu iku koyo-koyo zaman kasukan, zaman kanikmatan donya, nanging zaman iku sabenere zaman ajur lan bubrahing donya.
Zaman kalabendu itu seperti jaman yang menyenangkan, jaman kenikmatan dunia, tetapi jaman itu sebenarnya jaman kehancuran dan berantakannya dunia.
(Petikan Jongko Joyoboyo)
Beberapa waktu terakhir ini ada sebuah wacana yang muncul mengepung ruang kesadaran pribadi dari berbagai arah. Bermula dari petualangan maya dari satu blog ke blog lain, dari satu website ke website yang lain, sampai berlanjut puncaknya tatkala hadir sebuah naskah pidato kebudayaan yang kesemuanya itu bicara tentang perempuan. Tentang diskriminasi, tentang ketidakadilan dan penindasan terhadap perempuan, manusia perempuan. Read the full story
Popularity: 6% [?]
Posted in Renungan
Posted on 25 October 2009. Tags: budaya, cacat netra, canda, gurauan, kebahagiaan, kegayengan, Kemanusiaan, kentut, kopi, Mikrolet, niali-nilai, Sosial, supir
Malam itu, waktu menunjukkan hampir pukul 12 malam. Mikrolet yang aku naiki masih berjalan pelan menyusuri jalan untuk memungut penumpang yang masih tersisa.
Tepat di sebuah tikungan jalan, kulihat ada serombonga orang menghentikan mikrolet yang kunaiki. Setelah mikrolet berhenti naiklah serombongan orang tersebut. Aku yang duduk di bagian belakang segera menggeser posisiku untuk memberi ruang duduk begitu tahu yang naik berjumlah lima orang. Read the full story
Popularity: 3% [?]
Posted in Catatan Kecil
Posted on 21 October 2009. Tags: analgetik, analogi, back to nature, buddhism, dosa, emptiness, funky, gengsi, hiperbola, jagad besar, jagad kecil, jiwa, kalbu, Kebudayaan, Kehidupan, Kemanusiaan, ketentraman, makro kosmos, mikro kosmos, Modernitas, nafkah, nurani, pahala, prestise, privacy, Richard Gere, rutinitas, Sang Khalik, seks, sinikal, Sosial, syariat, utopia
Modernitas kehidupan saat ini telah menenggelamkan manusia dalam rutinitas keseharian yang sangat mekanis. Rutinitas yang repetitif setiap harinya dijalani dari detik ke detik, jam ke jam, hari ke hari, waktu ke waktu seperti sebuah labirin yang kita tidak pernah tahu kemana ujungnya. Read the full story
Popularity: 5% [?]
Posted in Renungan
Posted on 13 October 2009. Tags: Allah, budaya, Hakikat, Hassan Al-Bashri, Kehidupan, keimanan, Ketuhanan, Kunci Zuhud, ma'rifat, maksiat, Sosial, Sufi, tarekat
Kunci Zuhud
Aku tahu,
rizkiku tak mungkin diambil orang lain,
karenanya hatiku tenang.
Aku tahu, Read the full story
Popularity: 4% [?]
Posted in Renungan
Posted on 09 October 2009. Tags: budaya, credit card, eksekutif muda, financial institution, fitness, Formula 1, hang-out, Kehidupan, kematian, konsultan, Lampu Merah, member, metrosexual, pedestrian, Sosial, survival of the fittest, techno, trotoar, US Dollar, warung rokok, yuppies, zebra cross
Siang itu aku berjalan di trotoar jalan sebuah kawasan bisnis. Lalu lintas cukup padat seperti biasanya. Tanpa terasa sampailah aku di sebuah perempatan jalan. Mencoba menjadi seorang pedestrian yang baik aku berhenti sejenak untuk menunggu lampu lalu-lintas berpihak padaku agar kemudian bisa menyeberang di atas zebra cross.
Panas terik yang menyengat membuat waktu berjalan terasa lambat. Mata terus tertuju pada lampu lalu-lintas seolah-olah menunggu isyarat untuk segera start tancap gas seperti layaknya para pembalap Formula 1. Lampu kuning sudah menyala dan tentu akan segera disusul dengan lampu merah. Itu artinya tiba giliranku untuk menggunakan jalan.
Begitu lampu merah menyala, segera aku langkahkan kaki. Tapi tiba-tiba terdengar,”Ccciiiiiiitttttt….”, suara derit ban sebuah sedan yang bergerak menuju ke arahku. Hanya sekedipan mata secara refleks aku menarik kebelakang tubuhku dan sedan itu lewat dengan kecepatan yang masih lumayan tinggi kira-kira ‘hanya’ 10 – 15 cm di depanku. Di tengah kekagetan yang sangat hebat, aku masih sempat mendengar suara makian dari kepala si pengemudi yang keluar dari jendela sedan tersebut, “Goblok lu…, gak punya mata !!!!!!”. Read the full story
Popularity: 4% [?]
Posted in Catatan Kecil
Posted on 05 October 2009. Tags: Baik, bajiksana, benar, bijaksana, budaya, kebajikan, Kehidupan, keikhlasan, kejahatan, ketulusan, Manusia, Sosial
Tiga
Jenis Manusia
Orang yang Baik adalah orang yang tahu bahwa sesuatu yang dilakukan dengan benar itu belum tentu baik…
Orang yang Bijaksana adalah orang yang tahu disaat mana sesuatu yang dilakukan secara benar itu adalah kejahatan, dan disaat mana pula sesuatu yang dilakukan secara tidak benar itu adalah sebuah kebajikan…
Orang yang Bajiksana adalah orang yang tahu bagaimana melakukan sesuatu secara bijaksana dengan penuh keikhlasan dan ketulusan tanpa berharap pamrih…
(Love4Live)
1 person likes this post.
Popularity: 2% [?]
Posted in Renungan
Posted on 01 October 2009. Tags: Kehidupan, Pribadi, Sosial
MY BOSS & I Read the full story
Popularity: 1% [?]
Posted in Renungan
Posted on 14 July 2009. Tags: berdikari, budaya, Ekonomi, gotong-royong, imperialisme, kearifan lokal, kedaulatan, kemandirian, kepribadian, kolonialisme, Kontes SEO, Mengembalikan Jati Diri Bangsa, modern, Nation and Character Building, Nekolim, Poliitik, Sosial, Trisakti
‘Mengembalikan Jati Diri Bangsa’ sungguh sebuah pilihan thema yang sangat menggugah rasa dan memberikan semangat bagi para anak bangsa untuk sejenak melakukan proses kontemplasi dan perenungan terhadap eksistensi dirinya sebagai sebuah bangsa .
Kontes SEO ‘Mengembalikan Jati Diri Bangsa’ yang diselenggarakan oleh BeritaJitu.com secara implisit memperlihatkan adanya kegalauan para anak bangsa yang sedang berada dipersimpangan lintasan perjalanan sebuah bangsa.
READ FULL STORY
Popularity: 3% [?]
Posted in Warnasari